Sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang paling parah merasakan dampak ekonomi akibat bencana alam dan perubahan iklim yang tidak menentu di Kalimantan. Banyak petani terdampak mengalami kerugian akibat fasilitas pascapanen mereka rusak atau tidak dapat digunakan secara maksimal. Untuk membantu memulihkan kegiatan ekonomi warga, bantuan alat pemipil jagung manual berbasis mekanis praktis disalurkan kepada kelompok tani desa.
Penggunaan alat pemipil jagung manual ini sangat membantu para petani terdampak dalam mempercepat proses pemisahan biji jagung dari tongkolnya tanpa bergantung pada arus listrik. Alat ini hemat tenaga, mudah dioperasikan oleh siapa saja, serta memiliki durabilitas tinggi untuk penggunaan jangka panjang di ladang. Dengan proses pemipilan yang lebih cepat, kualitas biji jagung dapat terjaga dengan baik sebelum dijual ke pasar.
Sementara itu, pemulihan di bidang pendidikan anak-anak di daerah bencana lain didukung melalui penyaluran meja dan kursi untuk fasilitas belajar anak usia dini di Nusa Tenggara Timur. Pemulihan sektor ekonomi pertanian dan keberlanjutan pendidikan anak-anak berjalan berdampingan demi membangun kembali tatanan sosial masyarakat yang tangguh. Setiap bentuk bantuan memberikan dampak positif yang nyata.
Para petani menyambut gembira bantuan alat pemipil ini karena dapat menghemat waktu penanganan pascapanen secara signifikan dibandingkan cara tradisional menggunakan tangan. Efisiensi waktu ini memungkinkan petani untuk segera mendistribusikan hasil panen mereka ke pembeli sehingga perputaran modal usaha dapat kembali lancar. Semangat kerja para petani kembali bangkit seiring pulihnya sarana produksi mereka.
Pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas petani merupakan langkah nyata dalam mengembalikan kemandirian pangan warga desa pascabencana. Dengan berfungsinya kembali roda pertanian, pendapatan keluarga petani dapat perlahan pulih seperti sediakala. Pendampingan teknik pertanian tangguh bencana juga terus diberikan oleh para ahli di lapangan.
Dukungan sarana produksi pertanian akan terus dialirkan ke berbagai pelosok desa guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Mari bersama-sama mendukung bangkitnya para petani lokal agar mampu berdiri tegak kembali pascabencana. Kerja keras para petani adalah penopang utama ketahanan pangan bangsa Indonesia.