Gedung sekolah dasar yang mengalami kerusakan berat akibat terjangan badai di Nusa Tenggara Timur membuat kegiatan belajar mengajar anak-anak sempat terhenti. Program pemulihan psikososial dan pendidikan darurat digalakkan melalui pengiriman bantuan perlengkapan sekolah lengkap termasuk papan tulis portabel dan buku bacaan. Semangat belajar anak-anak kembali membara di bawah tenda darurat.
Penyediaan fasilitas papan tulis interaktif dan perlengkapan tulis menulis anak usia dini sangat membantu para guru relawan memberikan materi pelajaran dengan efektif. Buku cerita bergambar dan modul latihan soal dibagikan satu persatu kepada setiap siswa dengan penuh suka cita. Keceriaan anak-anak kembali menghiasi lokasi pengungsian.
Distribusi logistik pendidikan tersebut diangkut menggunakan armada khusus relawan menuju pelosok pulau terpencil yang fasilitas sekolahnya hancur total. Sambutan hangat dari para guru dan orang tua murid menyambut kedatangan rombongan bantuan kemanusiaan ini. Pendidikan adalah jendela masa depan bangsa.
Sebagai pelengkap sarana ruang baca perpustakaan darurat posko pengungsian, diserahkan pula perabotan mebel kayu penunjang belajar anak. Kegiatan program penyaluran rak buku dan alat tulis PAUD NTT dukungan fasilitas belajar dilaksanakan dengan meriah. Anak-anak tampak antusias membaca buku baru.
Evaluasi perkembangan kegiatan belajar darurat dipantau berkala oleh relawan pendidikan guna memastikan hak anak-anak mendapatkan ilmu pengetahuan tetap terpenuhi dengan baik. Kepedulian komunitas motor besar ini mencerdaskan kehidupan bangsa. Generasi muda siap menyongsong masa depan gemilang.
Bantuan fasilitas pendidikan darurat ini membuktikan bahwa semangat belajar tidak boleh padam meskipun di tengah situasi krisis bencana alam yang melanda. Buku dan pena adalah senjata ampuh mengubah dunia. Harapan anak-anak NTT kembali bersinar terang.